Langsung ke konten utama

Advanced Loss of Profit pada Polis CAR mengecualikan Risiko Gempa - Munich Re

Adanced Loss of Profit pada Polis CAR mengecualikan Risiko Gempa - Munich Re

Advanced Loss of Profit pada Polis CAR mengecualikan Risiko Gempa - Munich Re.

Project Insurance, seperti Pembangunan-pembangunan Gedung, pemasangan Mesin dan project sejenis lainnya, biasanya dilindungi dengan Polis Asuransi Contractor's All Risks, Erection All Risks, yang biasanya pada Bagian Jaminannya terdiri dari :

  1. Bagian 1 : Material Damage (Kerusakan Material)
  2. Bagian 2 : Third Party Liability (Tanggung Gugat Pihak Ketiga)
  3. Bagian 3 : Principal's Advanced Loss of Profit  (Kehilangan keuntungan pemilik proyek, atas tertundanya operasi/penyelesaian pembangunan proyek karena sebab terjadiunya risiko yang dijamin dalam Section 1.
Yang perlu dicermati adalah, meski pada Bagian/Section 1, Risiko Gempa atau sejenisnya tidak termasuk didalam pengecualian polis, dan kerugian material akibat risiko ini dijamin dalam polis bagian 1, namun pada kenyataannya, didalam ayat ketentuan dan syarat polis, bagian 3 Principal;s Advanced Loss of Profit, kerugian keuangan atas terhentinya usaha yang disebabkan oleh Gempa bumi tidak dijamin dalam Bagian 3. 

Sebagaimana tertera pada gambar berikut : 

Jadi, pihak Agen atau Broker, atau konsumen sendiri perlu cermat dalam hal melengkapi polis porject insurance yang akan dibeli untuk kelengkapan jaminan Advanced Loss of Profit pada polis CAR atau EAR, dengan mengajukan permintaan perluasan tersebut. 

Terkait apakah nantinya akan bisa dijamin atau tidak, keputusannya akan menjadi sepenuhnya otoritas dari perusahaan asuransi, apakah mereka memiliki kapasitas tersebut, atau harus fakultatif dengan premi yang bisa dijangkau.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Penjarahan Paska Gempa Palu Donggala, Pesan untuk Industri Asuransi

Gempa bumi yang terjadi di Palu dan Donggala pada 28 eptember 2018 sore hari berskala 7.4 SR, menimbulkan terjadinya tsunami.
Indonesia berduka, sudah pasti, ungkapan duka cita dan tawaran bantuan dari negara tetangga mengalir, begitupun dari dalam negeri. Sesama Saudara Kandung Indonesia Raya. 
Gempa Bumi, merupakan jenis risiko katastropik menjadi Momok menakutkan karena peristiwa kejadiannya tidak bisa di prediksi, dengan tingkat severity kerusakan yang sangat besar dan bahkan area yang luas. 
Namun demikian, Gempa bumi bisa dijamin melalui polis Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi dan Tsunami yang kondisi polis standarnya diterbitkan oleh MAIPARK, dengan tarif rate yang telah diatur oleh OJK melalui Surat Edaran no. SE-06/ tanggal 26 February Tahun 2017.
Paska terjadinya GEMPA dan TSUNAMI di palu dan Donggala, muncul permasalahan baru terkait dengan situasi di lokasi gempa tsunami yang semakin sulit bahan makanan, air minum atau air bersih dan lain sebagainya, yang menyebabkan terj…

Selamat kepada Perusahaan Peraih Predikat "Best Insurance 2018"

Selamat kepada Perusahaan Peraih Predikat "Best Insurance 2018"
Malam Penganugerahan Insurance Awards 2018 yang dilakukan oleh Media Asuransi, telah dilakukan di Hotel Le Meridien Jakarta pada Kamis Malam Lalu 12 Juli 2018.
Kegiatan ini telah memberikan penghargaan kepada 35 Perusahaan Asuransi dengan Predikat "Best Insurance 2018 yaitu : 
Best General Insurance 2018 dengan Ekuitas Rp1,5 Triliun ke Atas
PT Asuransi Sinar Mas
PT Asuransi Astra Buana
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia, Tbk.


Best General Insurance 2018 dengan Ekuitas Rp500 Miliar – Rp1,5 Triliun
PT Asuransi Tokio Marine Indonesia
PT Jasaraharja Putera
PT Asuransi Bringin Sejahtera Artamakmur


Best General Insurance 2018 dengan Ekuitas Rp250 Miliar – Rp500 Miliar
PT Asuransi Umum BCA
PT Asuransi Mitra Pelindung Mustika
PT AIG Insurance Indonesia


Best General Insurance 2018 dengan Ekuitas Rp150 Miliar – Rp250 Miliar
PT Asuransi Cakrawala Proteksi Indonesia
PT Victoria Insurance, Tbk.
PT Asuransi Bintang, Tbk.


Bes…

Engineering Fee is not the Only Potential Income for Insurance Brokers

Membaca berita tentang temuan 2 perusahaan asuransi oleh OJK yang masih menerapkan Engineering Fee, (https://keuangan.kontan.co.id/news/ojk-temukan-dua-pemain-asuransi-umum-yang-masih-terapkan-engineering-fee-di-2018) hal ini tentunya terkait juga dengan Broker Asuransi yang selama ini gonjang-ganjing tentang Engineering Fee.
Sebenarnya, Perusahaan Broker Asuransi mestinya bisa mendapatkan Potential Income dari beberap akebijakan yang telah dituangkan didalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Apa saja itu?
Mari kita cek ketentuan nya :
UU 40 Th 2014 Tentang PERASURANSIAN
Bab IV Pasal 29 Ayat 7 Perusahaan pialang asuransi dan perusahaan pialang reasuransi mendapatkan imbalan jasa keperantaraan dari pemegang polis atas jasa keperantaraaanya
POJK 70 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pialang Asuransi, Perusahaan Pialang ReAsuransi dan Perusahaan Penilai Kerugian Asuransi
Bab III Bagian Kelima Pasal 27 
Ayat 1 Perusahaan Pialang Asuransi berhak mendapatkan imbalan j…

INSPIRING

#Repost @carakamulia.official (@get_repost) ・・・ Ramainya Industri Otomotif sejak Tahun lalu terkait dengan Inovasi industri otomotif yaitu rencana penciptaan Mobil terbang. onfo selanjutnya silahkan baca di www.carakamulia.com via Instagram

INSPIRING

🌷Terima Kasih🌷 . Adalah ungkapan yg seharusnya kita ucapkan setiap kali bangun pagi hari. . Untuk apa? Apa saja. Karena apapun yg kita terima kemarin, hari ini dan besok adalah berkah dan anugrah. . Semuanya rizki. Dalam bentuknya masing masing. . Nafkah RIZKI dunia, PASTI dijamin ALLAH swt. Bahkan rizki se ekor semut pun dijamin oleh Allah swt. . Yang belum tentu dijamin, adalah NAFKAH RIZKI AKHIRAT kita.. . Betul nggak? . Karena nafkah akhirat itu bergantung bagaimana kita mengupayakannya selama hidup didunia. . Itu yg harus kita pikirkan. via Instagram

Apakah Imbal Jasa Penutupan Asuransi Cukup membiayai Penanganan Klaim Asuransi ?

Mengalami Musibah Katastropik yang terjadi selama setahun terakhir ini, baik dari kejadian Gempa Bumi, Letusan Gunung Berapi serta Tsunami juga Banjir dan Badai, dengan umumnya pemberlakukan Jasa dikenakan pada saat penutupan, terutama pada polis-polis retail dengan lokasi pertanggungan yang memiliki jarak yang tidak dekat dari lokasi kantor pelayanan, Apakah Nilai Imbal Jasa yang diterima mencukupi dan bisa membiayai Biaya Pengurusan dan Penanganan klaim Asuransi, terlebih untuk klaim-klaim yang memerlukan pendampingan dan survey klaim yang berulang-ulang ?
Ini mungkin menjadi dasar Pengaturan tentang Imbalan Jasa di tetapkan sbb : 
POJK 70 Tahun 2016 Tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pialang Asuransi, Perusahaan Pialang ReAsuransi dan Perusahaan Penilai Kerugian Asuransi
Bab III Bagian Kelima Pasal 27 
Ayat 3 Selain mendapatkan Imbalan Jasa Keperantaraan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2-Reasuransi), POerusahaan Pialang Asuransi dan Perusahaan Pialang Reasuransi dap…